Lukisan Alam

warna febretku~


Hidup tidak selalunya indah
Langit tak selalu cerah
Suram malam tak berbintang
Itulah lukisan alam
Begitu aturan Tuhan

Jadilah rumput nan lemah lembut
Tak luruh dipukul ribut
Bagai karang didasar lautan
Tak terusik dilanda badai


Dalam sukar, hitunglah kesyukuranmu,
Dalam senang, awasi kealpaanmu,
Setitis derita melanda,
Segunung KurniaanNya
.

Usah mengharapkan kesenangan,
Dalam perjuangan perlu pengorbanan,
Usah dendam berpanjangan,
Maafkan kesalahan insan
Begitu ajaran Tuhan


Hasbiallah, hasbunallah
Hasbi Rabbi jallallah
Ya Allah

Dalam diam, taburkanlah baktimu
Dalam tenang,buangkanlah amarahmu
Suburkanlah sifat sabar
Di dalam jiwamu itu

Hidup tak selalu indah...
Langit tak selalu cerah...
Sulam malam tak berbintang...
Itulah lukisan alam~




Tak sampai hati tengok blog berhabuk, so tampallah lagu Hijjaz ni:p


Nasyid yang penuh dengan nasihat dan teladan jika dihayati maksud liriknya.


Kumpulan nasyid kat luar sana kenalah jadikan mereka sebagai contoh.


Hendak menarik perhatian remaja-remaja tak salah,


Tapi janganlah disogokkan dengan perkara tak sepatutnya.


Kalian mempunyai pengaruh yang besar,


jadi gunakanlah pengaruh yang ada itu sebaiknya.
Moga-moga apa yang disampaikan dapat membawa impak yang besar kepada pemuda dan pemudi harapan agama negara dan bangsa,

bukan sekadar hiburan yang semakin melekakan dan membuai-buai.

Wallahua'lam~




Selamat menuju final exam kepada semua~!

sinis tetapi benar*_*




p/s: gambar di atas adalah gambar di lombok. jaga anak2 anda (dan diri anda sendiri) agar tidak dilarikan pemuda lombok ya......
:p

Reminder for the soul

“Aku hairan dengan orang yang mengetahui kematian, tapi mengapa ia masih tertawa;

Aku hairan dengan orang yang tahu bahawa dunia adalah sementara, tapi mengapa ia sangat mencintainya;

Aku hairan dengan orang yang mengetahui semua urusan telah ditakdirkan, tapi mengapa ia takut kehilangan;

Aku hairan dengan orang yang mengetahui bahwa hisab adalah suatu kepastian, tapi mengapa ia tetap mengum
pulkan harta dan menghitung-hitungnya;

Aku hairan dengan orang yang mengetahui panasnya api neraka, tapi mengapa ia tetap berbuat dosa;

Aku hairan dengan orang yang mengaku mengenal Allah, tapi mengapa ia meminta tolong kepada selain-Nya;

Aku hairan kepada orang yang mengaku mengetahui kenikmatan syurga, tapi mengapa ia merasa hidup tenang di dunia;

Dan aku hairan kepada orang yang mengetahui syaitan adalah musuhnya, tapi mengapa ia mentaatinya.”

Uthman bin Affan Radhiyallahu anhu
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masa umpama pedang