Izinkan aku menyentuh hati-hati itu...

"Yang hidup, pasti kan mati.

Yang cantik, pasti tak selamanya cantik.

Yang datang, pasti kan pergi.

Yang pergi, pasti berganti.


Itu sunnatullah. Hukum alam. Setiap perkara dalam hidup ini, ada kitarannya...

Dan bagi BAIK, masa untuk kitaran itu bakal tiba...."


Sebuah tulisan buat semua ahli BAIK khususnya dan semua muslim umumnya...
Tidak dikongsikan di sini, siapa yang ada facebook saya, mungkin dapat membacanya.
maaf agak kurang sesuai untuk dikongsikan di blog.




Kita bukan siapa-siapa. Tak kiralah jika rupa kita secantik Aishwarya Rai, jika rumah kita sebesar istana, jika pengikut blog kita berjumlah puluhan ribuan orang, Allah tak pernah memandang semua itu, tapi yang akan Allah pandang adalah apa yang telah anda lakukan untuk agama anda. Apa yang telah anda usahakan? Untuk apa hidupmu dihabiskan? Apa yang kau perjuangkan?
 
 


Ini bukanlah tulisan untuk menghamburkan pujian.

Ini tulisan sebagai penghargaan, jika diizinkan Tuhan, izinkanlah aku untuk menyentuh hati-hati orang lain sebagaimana mereka ini telah menyentuh hatiku...
 
Berkatilah mereka, kasihilah mereka, jagalah mereka Ya Allah
Hanya Engkau yang mengetahui segala-galanya~
 

  amiiin ya Rabbal 'alamiiin...

Reminder for the soul

“Aku hairan dengan orang yang mengetahui kematian, tapi mengapa ia masih tertawa;

Aku hairan dengan orang yang tahu bahawa dunia adalah sementara, tapi mengapa ia sangat mencintainya;

Aku hairan dengan orang yang mengetahui semua urusan telah ditakdirkan, tapi mengapa ia takut kehilangan;

Aku hairan dengan orang yang mengetahui bahwa hisab adalah suatu kepastian, tapi mengapa ia tetap mengum
pulkan harta dan menghitung-hitungnya;

Aku hairan dengan orang yang mengetahui panasnya api neraka, tapi mengapa ia tetap berbuat dosa;

Aku hairan dengan orang yang mengaku mengenal Allah, tapi mengapa ia meminta tolong kepada selain-Nya;

Aku hairan kepada orang yang mengaku mengetahui kenikmatan syurga, tapi mengapa ia merasa hidup tenang di dunia;

Dan aku hairan kepada orang yang mengetahui syaitan adalah musuhnya, tapi mengapa ia mentaatinya.”

Uthman bin Affan Radhiyallahu anhu
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masa umpama pedang