Ikhlas


Ikhlas itu ringan di bibir, namun berat untuk dilaksanakan
Allahu Allah



Hanya satu ubatnya. 
Minta kepada Yang Maha Pemurah , Maha Pengasih


Moga kisah dalam hadith di bawah tetap jadi ingatan sampai akhir hayat.
Ya Allah, let the best moment in our life be our last! Ameen...

Diriwayatkan daripada Imam Muslim, daripada Abu Hurairah r.a., 
Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud:

"Sesungguhnya manusia pertama yang diadili pada hari kiamat ialah seseorang yang mati syahid. Orang itu dihadirkan di hadapan Allah, lalu diingatkan nikmat-nikmat yang pernah diberikan kepadanya. Orang itu mengingati semua nikmat tersebut.

Allah bertanya:
"Apakah yang engkau lakukan untuk mensyukuri nikmat-nikmat ini?"Orang itu menjawab:"
Aku berjuang di jalan-Mu sehingga syahid di medan perang."

Allah berfirman:"Engkau berdusta!Akan tetapi engkau berjuang agar disebut sebagai pemberani."

Dan sememangnya orang ramai menyebut sebegitu.Orang itu lalu diseret di atas wajahnya,kemudian dicampakkan ke dalam neraka.

Allah lalu memanggil seseorang yang belajar ilmu,mengajarkannya dan membaca al-Quran.
Orang ini dihadirkan,lalu disebutkan kepadanya semua nikmat Allah sehingga ia mengingatinya.
Allah lalu bertanya: "Apakah yang engkau lakukan untuk mensyukuri nikmat-nikmat ini?"
Dia menjawab: "Aku mempelajari ilmu,lalu mengajarkannya dan membaca al-Quran."
Allah berfirman:"Engkau berdusta!Akan tetapi engkau belajar agar disebut alim,dan membaca al-Quran agar disebut qari(hafiz)."
Dan sememangnya orang ramai menyebutnya seperti itu.Orang itu lalu diseret di atas wajahnya,kemudian dicampakkan ke dalam neraka.

Allah lalu memanggil seseorang yang telah diberikan harta yang melimpah-ruah.Orang ini dihadirkan,lalu disebut kepadanya nikmat-nikmat Allah s.w.t. sehingga ia mengingatinya.
Allah bertanya:"Apakah yang enkau lakukan untuk mensyukuri nikmat-nikmat ini?"

Dia menjawab:"Aku membelanjakannya di tempat-tempat yang engkau kehendaki."

Allah berfirman:"Engkau berdusta!Akan tetapi engkau melakukannya agar dikenali sebagai dermawan."

Dan memang orang telah menyebutnya seperti itu.Orang itu lalu diseret di atas wajahnya dan kemudian dicampakkan ke dalam neraka."

 TT___TT


Tiada amal yang tidak dihisab walaupun sebesar zarah. 


“Maka bersabarlah; sesungguhnya kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa.” 
(QS. Huud : 49)

Taqwa, terlalu sukarkah menggapaimu?





Kita hanya manusia, dan manusia sering terlupa. Marilah mengingatkan sesama kita, moga berjumpa di syurga~

Reminder for the soul

“Aku hairan dengan orang yang mengetahui kematian, tapi mengapa ia masih tertawa;

Aku hairan dengan orang yang tahu bahawa dunia adalah sementara, tapi mengapa ia sangat mencintainya;

Aku hairan dengan orang yang mengetahui semua urusan telah ditakdirkan, tapi mengapa ia takut kehilangan;

Aku hairan dengan orang yang mengetahui bahwa hisab adalah suatu kepastian, tapi mengapa ia tetap mengum
pulkan harta dan menghitung-hitungnya;

Aku hairan dengan orang yang mengetahui panasnya api neraka, tapi mengapa ia tetap berbuat dosa;

Aku hairan dengan orang yang mengaku mengenal Allah, tapi mengapa ia meminta tolong kepada selain-Nya;

Aku hairan kepada orang yang mengaku mengetahui kenikmatan syurga, tapi mengapa ia merasa hidup tenang di dunia;

Dan aku hairan kepada orang yang mengetahui syaitan adalah musuhnya, tapi mengapa ia mentaatinya.”

Uthman bin Affan Radhiyallahu anhu
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masa umpama pedang