Sakit kronik. hu



"Menyimpan hati bukanlah mudah....
Untuk mengingatkan diri garisan ajnabi,
Untuk menidakkan perasaan yang nyata,
Untuk melupakan sesuatu yang belum pasti,
Untuk mendoakan yang terbaik buat aku dan dia.

Tapi...
Yakinlah bahawa Dia lebih tahu,
Cinta-Nya lebih layak diraih,
Kasih-Nya lebih terjamin,
Dan dunia ini bukanlah hanya berpaksi daripada kisah cinta 2 insan yang belum pasti.

Redha,
Menerima kau sebagai ujian,
Mendoakan kau sebagai rutin,
Menghindari kau sebagai perlindungan,
Melupakan kau sebagai kekuatan.

Moga Kau redha, ya Rabb...
Biiznillah.."


Ok tulisan di atas bukan saya yang tulis^_^
Saya kopi pasta dari blog seseorang *ehem. (pinjam ye cik) 


Syahdu pula membaca tulisan di atas. 
Bloghopping, tiba-tiba terasa nak menulis tentang ni.

Masalah hati dan perasaan adalah sesuatu yang sangat kronik, bukan?

Kadang-kadang datang ujian dengan cara yang kita tidak sangka.
Ada yang boleh dilepasi dengan mudah, ada yang kekal mengganggu hatta setelah beberapa lama.
Walaupun tidak dapat memahami apa yang dialaminya kerana tidak pernah mengalami perkara yang sama, 
tapi mungkin hampir-hampir itu ada...
Bukan sekadar merasai sesuatu, tetapi sesuatu yang sangat jauh untuk digapai~ 
I feel for you~
Pasti susah dan berat,hu.

Dan apabila ia dihadapi oleh seorang daie, akan terlalu mudah untuk mengganggu fokusnya terhadap tanggungjawab yang lebih aula.
Lebih-lebih lagi apabila masalah itu juga berada dekat dengan medan yang kita tempuhi.
Adakah anda mengerti maksud saya?

Sibukkanlah dirimu dengan perkara yang bermanfaat buat dirimu dan agamu...
Kesakitan yang dirasai sekarang, walaupun pahit tapi ada manisnya juga kan?
Ujian itu jugalah tanda kasih sayang Allah terhadap kita yang tidak ada tandingannya~
Allah lebih mengetahui, malah Maha Mengetahui akan apa yang kita perlukan...
Meski hari ini belum jelas mengapa kita diuji begini rupa, hikmahnya pasti tersingkap buat insan yang memikirkan:)
Satu hari nanti apabila Allah memberi ganti yang lebih baik, saat ini jugalah yang akan dikenang...
Apabila kebahagiaan itu diraih dengan cara yang susah, kita akan lebih menghargainya, bukan?

Maka kuatlah~
Something better is waiting for you up ahead:)

p/s: Can you compare the love of Allah and Rasulullah to the love of all His creatures? Sometimes, something that we hold dear is much less valuable than what we really think.. Maybe it's just talbis iblis who don't want us to be closer to He who created us..

p/s2: May Allah ease and guide us in these testing times. Praying that everything goes well

p/s3: Our niat will be tested upon... May we remain steadfast in the straight path, amiin!

p/s4: Nothing worth having ever comes easy. Even though we ask Him to give ease, fighting through hardships only shows our resilience in seeking His love. So don't worry if there are bumps up ahead. hu (monologue for myself) Don't ask for an easy life, ask for strength, they say. So I'm asking for a lot of strength. Macam best pula jadi Sailormoon yang boleh mintak kekuatan bulan datang (merepek apakah ini) 


3 Responses so far.

  1. duha says:

    kalau sailormoon mintak kekuatan bulan,
    kita lagi hebat sbb ada kekuatan dari Allah!

    all the best sis!

    take care n do well~

    gagagaga

  2. hehe... thanks sis.

    muah.

    note: post ini bukan ttg saya ya hihihi

  3. btw, silalah update blog ya puan! :p

Reminder for the soul

“Aku hairan dengan orang yang mengetahui kematian, tapi mengapa ia masih tertawa;

Aku hairan dengan orang yang tahu bahawa dunia adalah sementara, tapi mengapa ia sangat mencintainya;

Aku hairan dengan orang yang mengetahui semua urusan telah ditakdirkan, tapi mengapa ia takut kehilangan;

Aku hairan dengan orang yang mengetahui bahwa hisab adalah suatu kepastian, tapi mengapa ia tetap mengum
pulkan harta dan menghitung-hitungnya;

Aku hairan dengan orang yang mengetahui panasnya api neraka, tapi mengapa ia tetap berbuat dosa;

Aku hairan dengan orang yang mengaku mengenal Allah, tapi mengapa ia meminta tolong kepada selain-Nya;

Aku hairan kepada orang yang mengaku mengetahui kenikmatan syurga, tapi mengapa ia merasa hidup tenang di dunia;

Dan aku hairan kepada orang yang mengetahui syaitan adalah musuhnya, tapi mengapa ia mentaatinya.”

Uthman bin Affan Radhiyallahu anhu
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masa umpama pedang