Thank You Allah

Maher Zain - Thank You

I was so far from You…
Yet to me...
You are always so close…
I wandered lost in the dark…
I closed my eyes… to all the signs... you put in my way…
I walked everyday… further and further away from you…

Oh Allah…

You brought me home…

I thank You… with every breathe I take…

Alhamdulillah, Alhamdulillah
All praise is to Allah, all praises to Allah
Alhamdulillah, Alhamdulillah
All praise is to Allah, all praises to Allah



I never thought about…
All the things.. You had given to me…
I never thank You once…
I was too proud…
To see the truth.. and prostrate to You…
Until I took the first step…
That’s when You opened the doors for me…
Now Allah… I realize what I was missing…
By being far from You…




Alhamdulillah, Alhamdulillah
All praise is to Allah, all praise is to Allah
Alhamdulillah, Alhamdulillah
All praise is to Allah, all praise is to Allah


Allah... I want to thank You…

I want to thank You.. for all the things that You’d done…
Your love for me through all my years I’ve been lost…
You guided me  from all the ways that were wrong…
Indeed You gave me hope…
O Allah I want to thank You…
I want to thank You for all the things that You’ve done…
You’ve done for me through all my years I’ve been lost…
You guided me  from all the ways that were wrong…
I want to thank You for bringing me hope…



Alhamdulillah, Alhamdulillah
All praise is to Allah, all praise is to Allah
Alhamdulillah, Alhamdulillah
All praise is to Allah, all praise is to Allah

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Lirik lagu atas ni penuh makna yang tersirat...

Betapa kita sebagai hambaNya terlalu banyak bergantung padaNya...

Hatta apabila kita tersilap memilih jalan sekalipun, hanya dengan kekuasaanNya sahaja kita tidak akan tergelincir dengan lebih hebat ke dalam jalan yang salah, dan hanya dengan izinNya kita mampu kembali ke jalan yang diredhaiNya...

Betapa sering kita menutup mata terhadap segala kebesaranNya, terhadap hidayah yang telah Allah bentangkan terhadap kita kerana kita menunggu Allah memberikan kesedaran itu kepada kita...

Sedangkan kita yang memilih untuk tidak nampak dan tidak melihat apa yang ada di hadapan mata kita..

Sampai bila? Sampai umur kita sudah tua, saat tubuh sudah tidak mampu untuk menyumbang untuk agamaNya?

Saat nyawa kita sudah sampai ke halkum?

Semoga kita sedar bahawa kita hanyalah makhluk yang hina seandainya kita tidak beriman kepada Allah dan Rasul...

Bagaimana kita mahu menggapai cinta dari Allah sedangkan kita tegar melakukan perkara-perkara yang dibenciNya tanpa rasa bersalah?

Sedarlah manusia, hidup ini sebentar cuma...
 Wujudkanlah kesedaran dalam diri, bahawa kita masih jauh dari cintaNya,
seandainya kita tidak mentaatiNya,
kerana itulah 'pintu' terhadap kesedaran
Kesedaran untuk mengakui bahawa kita belum menjadi hamba yang diinginiNya buat kita...
"Open your eyes and hearts and minds and you'll see the signs"

"'Katakanlah (Muhammad, jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, nescaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu'.
Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang."
Surah Ali-Imran ayat 31


Reminder for the soul

“Aku hairan dengan orang yang mengetahui kematian, tapi mengapa ia masih tertawa;

Aku hairan dengan orang yang tahu bahawa dunia adalah sementara, tapi mengapa ia sangat mencintainya;

Aku hairan dengan orang yang mengetahui semua urusan telah ditakdirkan, tapi mengapa ia takut kehilangan;

Aku hairan dengan orang yang mengetahui bahwa hisab adalah suatu kepastian, tapi mengapa ia tetap mengum
pulkan harta dan menghitung-hitungnya;

Aku hairan dengan orang yang mengetahui panasnya api neraka, tapi mengapa ia tetap berbuat dosa;

Aku hairan dengan orang yang mengaku mengenal Allah, tapi mengapa ia meminta tolong kepada selain-Nya;

Aku hairan kepada orang yang mengaku mengetahui kenikmatan syurga, tapi mengapa ia merasa hidup tenang di dunia;

Dan aku hairan kepada orang yang mengetahui syaitan adalah musuhnya, tapi mengapa ia mentaatinya.”

Uthman bin Affan Radhiyallahu anhu
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Masa umpama pedang